Akankah kita dijajah Timur Tengah di bidang Telekomunikasi???
Dikutip dari Detik…
PT Mobile-8 Telecom Tbk membukukan kerugian bersih pada semester I 2008 sebesar Rp 99,802 miliar, anjlok 325% dibanding posisi semester I 2007 yang masih membukukan laba bersih sebesar Rp 44,353 miliar.
Pada pos pendapatan usaha semester I 2008, penyedia layanan seluler Fren ini masih menghasilkan Rp 456,055 miliar, naik 17,39% dari posisi semester I 2007 sebesar Rp 388,470 miliar. Pada pos beban usaha, Mobile-8 membukukan angka sebesar Rp 467,990 miliar, naik 41,74% dibanding posisi semester I 2007 sebesar Rp 330,172 miliar.
Akibatnya, pada pos laba usaha, penyedia telepon tetap nirkabel dengan merek dagang Hepi ini membukukan angka negatif alias merugi sebesar Rp 11,934 miliar, anjlok 120,47% dibanding posisi laba semester I-2007 yang masih membukukan angka positif sebesar Rp 58,298 miliar.
Setelah dikurangi pembukuan pos manfaat (beban) pajak, perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp 99,802 miliar, anjlok 325% dibanding perolehan semester I 2007 yang masih membukukan laba bersih sebesar Rp 44,353 miliar.
——————————————————
Wooooww… sungguh tragis nasib bangsa ini.
Sebentar lagi PT Bakrie & Brothers akan mendapatkan dana segar dengan
penjualan saham sebesar 12% (Rp. 3,71 Trilyun) yang akan dibeli oleh Saudi
Binladin Group (SBG)
Saudi Binladin Group (SBG) adalah perusahaan raksasa (konglomerat
multinasional) asal timur tengah yang didirikan oleh ayah Osama Bin Laden
yaitu Mohammed Bin Laden.
Prestasi SBG ini luar biasa karena kedekatannya dengan pendiri Arab Saudi
(Abdul Aziz al Saud) dengan mendapat kontrak raksasa dari pemerintah Arab
Saudi. Konglomerat ini juga memiliki usaha di bidang Telekomunikasi yaitu
Baud Telecommunications Company (BTC)
Perusahaan ini sebelumnya juga telah menginvestasikan dana sebesar Rp 14
Trilyun di Sulawesi Tenggara berupa penanaman padi dan pembangunan
infrastruktur pertanian.
Kabarnya Btel di suspens di Bursa mulai hari ini ……
Artinya… Siap2 kita dijajah oleh Timur Tengah..